Archive for Februari 2013

Ebiet G. Ade


Ebiet G. Ade (21 April 1954) terlahir dengan nama Abid Ghoffar bin Aboe Dja'far di Wanadadi, Banjarnegara, merupakan anak termuda dari 6 bersaudara, anak Aboe Dja'far, seorang PNS, dan Saodah, seorang pedagang kain. Dulu ia memendam banyak cita-cita, seperti insinyur, dokter, pelukis. Semuanya melenceng, Ebiet malah jadi penyanyi -- kendati ia lebih suka disebut penyair karena latar belakangnya di dunia seni yang berawal dari kepenyairan.
Setelah lulus SD, Ebiet masuk PGAN (Pendidikan Guru Agama Negeri) Banjarnegara. Sayangnya ia tidak betah sehingga pindah ke Yogyakarta. Sekolah di SMP Muhammadiyah 3 dan melanjutkan ke SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Di sana ia aktif di PII (Pelajar Islam Indonesia). Namun, ia tidak dapat melanjutkan kuliah ke Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada karena ketiadaan biaya. Ia lebih memilih bergabung dengan grup vokal ketika ayahnya yang pensiunan memberinya opsi: Ebiet masuk FE UGM atau kakaknya yang baru ujian lulus jadi sarjana di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.
Nama Ebiet didapatnya dari pengalamannya kursus bahasa Inggris semasa SMA. Gurunya orang asing, biasa memanggilnya Ebiet, mungkin karena mereka mengucapkan A menjadi E. Terinspirasi dari tulisan Ebiet di bagian punggung kaos merahnya, lama-lama ia lebih sering dipanggil Ebiet oleh teman-temannya. Nama ayahnya digunakan sebagai nama belakang, disingkat AD, kemudian ditulis Ade, sesuai bunyi penyebutannya, Ebiet G. Ade. Kalau dipanjangkan, ditulis sebagai Ebiet Ghoffar Aboe Dja'far. 
Sering keluyuran tidak keruan, dulu Ebiet akrab dengan lingkungan seniman muda Yogyakarta pada tahun 1971. Tampaknya, lingkungan inilah yang membentuk persiapan Ebiet untuk mengorbit. Motivasi terbesar yang membangkitkan kreativitas penciptaan karya-karyanya adalah ketika bersahabat dengan Emha Ainun Nadjib (penyair), Eko Tunas (cerpenis), dan E.H. Kartanegara (penulis). Malioboro menjadi semacam rumah bagi Ebiet ketika kiprah kepenyairannya diolah, karena pada masa itu banyak seniman yang berkumpul di sana.
Meski bisa membuat puisi, ia mengaku tidak bisa apabila diminta sekedar mendeklamasikan puisi. Dari ketidakmampuannya membaca puisi secara langsung itu, Ebiet mencari cara agar tetap bisa membaca puisi dengan cara yang lain, tanpa harus berdeklamasi. Caranya, dengan menggunakan musik. Musikalisasi puisi, begitu istilah yang digunakan dalam lingkungan kepenyairan, seperti yang banyak dilakukannya pada puisi-puisi Sapardi Djoko Damono. Beberapa puisi Emha bahkan sering dilantunkan Ebiet dengan petikan gitarnya. Walaupun begitu, ketika masuk dapur rekaman, tidak sebiji pun syair Emha yang ikut dinyanyikannya. Hal itu terjadi karena ia pernah diledek teman-temannya agar membuat lagu dari puisinya sendiri. Pacuan semangat dari teman-temannya ini melecut Ebiet untuk melagukan puisi-puisinya.


Beberapa karya dari beliau ada di link berikut :: Ebiet G. Ade - Best of the Best
Posted by NurKhois MuttaQien
Tag : ,

LEVI'S














Lapak  jualan  jeans & jacket 
Levi's kualitas KW1 SUPER : :

Tampil lebih percaya diri dengan mengenakan celana jeans dari brand mark terkenal di dunia dengan harga yang lebih terjangkau.



* Levi's 504 ;
   - original colour IDR. 275,000 
   - other colour  IDR. 300,000

* Levi's 505 ;
  - original colour IDR. 275,000
  - other colour IDR. 300,000
   




Levi's girl curve - Skinny ; IDR. 275,000
   
* Cocok buat para ladies yang fahionable dengan brand mark jeans nomer 1 di dunia. Terlihat lebih trendy dan seksi dengan jeans Levi's Girl Curve -Skinny.







Levi's Curve ; IDR. 275,000 

* Jeans dengan kain yang lebih soft.









* Harga belum termasuk ongkos kirim
   (free ongkir khusus daerah madiun) 
   
* Free T-Shirt Levi's untuk pembelian lebih dari 3 item barang.


Bagi yang minat langsung saja hubungi ::
~ SMS       : 08563640444
~ PIN BB  : 2327F22B
Posted by NurKhois MuttaQien
Tag :

Levi Strauss (Levi's)



Sedikit biografi pemilik brand celana jeans ternama di dunia "Levi's".


Levi Strauss (lahir 26 Februari 1829 – meninggal 26 September 1902 pada umur 73 tahun)adalah seorang produsen pakaian Amerika Serikat kelahiran Jerman. Namanya menjadi merk jeans Levi's.


Ia terlahir sebagai Löb Strauß di Buttenheim, Bayern, dari keluarga Yahudi. Pada tahun 1847 Strauss pindah bersama ibu dan 2 saudarinya ke New York, Amerika Serikat untuk bergabung dengan ke-2 saudaranya Jonas dan Louis Löb, yang memiliki bisnis barang kering. Pada 1850 mengubah namanya menjadi Levi Strauss, dan pada tahun 1853 pindah ke San Francisco, California untuk membuka perusahaannya sendiri "Levi Strauss & Co.".



Bagi Anda yang ingin mengoleksi jeans & jacket Levi's dengan harga terjangkau dan kualitas tak kalah bagus dari originalnya silahkan kunjungi lapak berikut ini : Levi's - Jeans & jacket
Posted by NurKhois MuttaQien
Tag :

MBAH SURIP

Urip Achmad Rijanto (lahir di Mojokerto, Jawa Timur, 6 Mei 1957 – meninggal di Jakarta, 4 Agustus 2009 pada umur 52 tahun) atau lebih populer sebagai Mbah Surip, adalah seorang penyanyi Indonesia. Ia populer karena gaya dan tertawanya yang unik, dan karena lagu Tak Gendong dari albumnya pada tahun 2003 yang juga berjudul "Tak Gendong".
Mbah Surip pernah mendapatkan penghargaan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) untuk kategori menyanyi terlama. Ia pernah ikut membintangi beberapa film dan beberapa kali tampil di televisi. Sebelum menjadi seniman, Mbah Surip mengaku pernah menjalani berbagai macam profesi.
Mbah Surip dikenal dengan pengakuannya di media massa yang sering terdengar bercanda. Dia mengaku pernah bekerja di bidang pengeboran minyak serta tambang berlian. Dia juga mengklaim memiliki gelar Doktorandus, Insinyur, dan MBA, serta pernah mengadu nasib di luar negeri seperti Kanada, Texas, Yordania, dan California. Menurut Mbah Surip, dia menciptakan lagu Tak Gendong saat berada di Amerika Serikat, bertemakan kerjasama saling bahu membahu dan belajar salah.
Urip adalah anak keempat dari tujuh bersaudara dari Sukotjo (alm.) dan Rasminah (alm.) yang beserta keluarga besarnya tinggal di Jalan Magersari Gang Buntu, kelurahan Magersari, Mojokerto, Jawa Timur. Kehidupan masa kecilnya tergolong sulit karena dia harus bekerja membantu orang tuanya yang berjualan kikil sejak kecil. Dia sempat bekerja sebagai pedagang asongan, seperti menjual es lilin dan kacang goreng keliling kampungnya. Walaupun demikian, dia menyelesaikan sekolahnya di SD Negeri Purwotengah II (1970), Sekolah Teknik Pasna Wiyata (1974), kemudian STM Brawijaya (1977). Dia bahkan menyelesaikan kuliah di Fakultas Teknik Mesin Universitas Sunan Giri Cabang Mojokerto (sekarang lokasi SMK Raden Patah) (1979).
Setelah lulus kuliah, Urip menikah dengan Minuk Sulistyowati dan dikaruniai empat anak, antara lain Tita, Farid (yang kemudian menjadi manajer Urip di Jakarta), Krisna, dan Ivo Winda. Meski sudah memiliki empat anak, saat itu Urip masih belum memiliki pekerjaan tetap. Urip sempat bekerja sebagai tukang sobek karcis di bioskop Indra di daerah alun-alun kota Mojokerto dan juga di bioskop Indra di daerah lainnya yang sekarang sudah tutup. Pada awal tahun 80-an, Urip memutuskan untuk merantau ke Jakarta. Diduga karena Urip pergi merantau terlalu lama, istrinya yang berada di Mojokerto akhirnya memutuskan untuk bercerai dengannya dan menikah dengan lelaki lain. Setelah perceraian tersebut, Urip memutuskan untuk tetap menduda, tidak menikah lagi hingga ia menghembuskan napasnya yang terakhir secara mendadak.
Mbah Surip tutup usia pada hari Selasa tanggal 4 Agustus 2009 pukul 10.30 WIB pagi, di puncak kepopulerannya di kancah musik Indonesia. Dia meninggal dunia akibat gagal jantung dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Pusdikkes TNI AD, Kramat Jati, Jakarta Timur. Menurut bagian rekam medik RS Pusdikkes, jenazah Mbah Surip sempat berada selama satu jam di RS Pusdikkes. Jenazah kemudian langsung diambil oleh kerabat yang membawanya yaitu Mamiek Prakoso. Menurut berita, serangan jantung tersebut disebabkan kebiasaan meminum kopi dan merokok Mbah Surip yang berat. Kejadian tersebut diberitakan karena Mbah Surip tiba-tiba meminum air dingin, sehingga menyebabkan jantungnya bekerja labil.
Jenazah Mbah Surip dimakamkan pada hari yang sama, Selasa malam tanggal 4 Agustus 2009, di pemakaman keluarga W.S. Rendra, di Depok, Jawa Barat yang lokasinya berdekatan dengan lokasi Bengkel Teater Rendra di Kampung Rawa RT 002/05 Cipayung Jaya, Cipayung, Depok, Jawa Barat.

Buat teman-teman yang ingin koleksi suara merdunya almarhum Mbah Surip ini salah satu karyanya yang populer yang berjudul 'Tak Gendong'
dan yang ingin koleksi lengkap lagu-lagu dari album 'Tak Gendong' silahkan kunjungi link berikut : Mbah Surip - Tak Gendong (2009)


                ~ I LOVE YOU FULL ~
Posted by NurKhois MuttaQien
Tag :

Franky Sahilatua


Franky Hubert Sahilatua (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 16 Agustus 1953 – meninggal di Jakarta, Indonesia, 20 April 2011 pada umur 57 tahun) adalah penyanyi balada berdarah Maluku asal Surabaya, Indonesia. Franky adalah anak ketiga dari tujuh bersaudara, yang di antaranya adalah Jane Sahilatua dan Johnny Sahilatua. Namanya dikenal publik sejak paruh kedua dekade 1970-an, ketika ia berduet bersama adiknya, Jane Sahilatua, dengan nama Franky & Jane. Duet ini sempat menghasilkan lima belas album, semuanya di bawah Jackson Record.
Setelah duet ini mengakhiri kerja samanya, karena Jane kemudian menikah dan hendak memusatkan diri pada keluarga, Franky lebih banyak bersolo karier.
Lirik lagu karya Franky pada masa Franky & Jane cenderung pada pemujaan alam pada awalnya, misalnya pada lagu Musim Bunga dan Kepada Angin dan Burung Burung. Namun demikian, seperti kebanyakan penulis lagu balada lain, Franky gemar pula "bercerita" mengenai kehidupan orang sehari-hari, seperti Perjalanan atau Bis Kota. Franky pernah menulis dan menyanyikan lagu-lagu soundtrack untuk film Ali Topan.
Sejak tahun 1990-an hingga sekarang, Franky banyak terlibat dalam aksi-aksi panggung bertema sosial dan nasionalisme. Ia aktif terlibat dalam masa peralihan politik dari Orde Baru menuju Reformasi, penentangan RUU APP, serta gerakan anti globalisasi.
Franky Sahilatua meninggal dunia pada 20 April 2011 di RS Medika Permata Hijau, Jakarta pada pukul 15.15 WIB akibat kanker tulang belakang yang dideritanya selama 2 tahun yang lalu di Singapura.

Nama lahir   : Franky Hubert Sahilatua
Lahir            : 16 Agustus 1953 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Meninggal    : 20 April 2011 (umur 57) Jakarta, Indonesia
Pekerjaan    : penyanyi, aktris, model
Tahun aktif  : 1973-2011
Pasangan    : Anti Sahilatua
Anak    : Ken Noorca Sahilatua, Hugo Delano Sahilatua
Orang tua    : Hubert Johannes Sahilatua dan Theodora Yofefa Uneputi Sahilatua
Posted by NurKhois MuttaQien
Tag :

Confucius


Kong Hu Cu atau Confucius, kadang-kadang sering hanya disebut Kongcu (551 SM – 479 SM) adalah seorang guru atau orang bijak yang terkenal dan juga filsuf sosial Tiongkok. Filsafahnya mementingkan moralitas pribadi dan pemerintahan, dan menjadi populer karena asasnya yang kuat pada sifat-sifat tradisonal Tionghoa. Oleh para pemeluk agama Kong Hu Cu, ia diakui sebagai nabi.
Pengaruh Kong Hu Cu terhadap peradaban Tiongkok tidak boleh dianggap enteng; ajarannya telah meluas ke Jepang, Korea dan Vietnam, khususnya melalui Konfusianisme, doktrin yang dikembangkan murid-muridnya dan para komentator.
Buku Analek adalah sebuah karya singkat yang berisi diskusi dan pembicaraannya dengan murid-muridnya. Ia disusun setelah dia meninggal dan berisi inti-inti ajarannya.
KongHuCu adalah putra bungsu Shu Liang He. Ia mempunyai 9 kakak perempuan dan seorang kakak laki-laki yang cacat kaki bernama Meng-bi. Ibunya bernama Yan Zheng Zai. Ia lahir pada tanggal 27 Ba Yue (bulan 8) 551 Sebelum Masehi di negeri Lu, Kota Zou Yi, Desa Chang Ping di lembah Kong Song (kini jazirah Shandong kota Qu Fu). Nama kecilnya adalah Qiu yang berarti bukit alias Zong Ni artinya Putera kedua dari bukit Ni, beliau menikah dengan puteri Negeri Song yang bermarga Qi Guan. Dari pernikahan ini mendapat seorang putera yang diberi nama Li yang berarti ikan gurami alias Bo Yu. Diberi nama demikian karena pada kelahiran puteranya beliau telah diantari ikan gurami oleh Raja Muda Negeri Lu yang panggilannnya Lu Zhao Gong. Selain Li, Khonghucu masih mempunyai dua orang puteri yang seorang menjadi isteri Gong Ye Chang, murid beliau.


"Kemenangan terbesar kita adalah bukan tidak pernah jatuh, tetapi meningkat setiap kali kita jatuh."

Posted by NurKhois MuttaQien
Tag :

Biografi Saras Dewi


Saras Dewi yang bernama lengkap LG. Saraswati Putri lahir 16 September 1983 di Denpasar, Bali. Kini ia bekerja sebagai ketua program studi Ilmu Filsafat Universitas Indonesia dan menjadi dosen luar biasa disana semenjak 2006, mengajarkan Filsafat Timur dan Eksistensialisme. Kolumnis di berbagai media, termasuk Media Indonesia, Jawa Post, Bali Post, Media Hindu, Raditya, Nusa Tenggara Post. Menulis tema-tema sosial, budaya dan politik. Selain itu kerap mengirimkan puisi-puisi dan telah dimuat oleh Media Indonesia dan Bali Post.
Saras Dewi telah menerbitkan 2 buku, yang pertama ada karya sastra kumpulan puisi dengan judul ˜Jiwa Putih" pada tahun 2004, sedangkan buku yang kedua merupakan buku non fiksi tentang Hak Azasi Manusia yang diterbitkan pada tahun 2006 bekerja sama dengan Uni Eropa.
Pada 2002 meluncurkan album menyanyi dengan Bintang Record, dengan single "Lembayung Bali" dan judul album Chrysan. Album ini masuk nominasi AMI (Anugerah Musik Indonesia) dalam kategori, Best Ballad, dan Best Single. 

Berikut adalah salah satu lagu karya Saras Dewi; Lembayung Bali
untuk lagu-lagu karya Saras Dewi lainnya silahkan download disini



Posted by NurKhois MuttaQien
Tag :

Gusti Allah Tidak nDeso


“Kira-kira Tuhan suka yang mana dari tiga orang ini. Pertama, orang yang shalat lima waktu, membaca al-quran, membangun masjid, tapi korupsi uang negara.
Kedua, orang yang tiap hari berdakwah, shalat, hapal al-quran, menganjurkan hidup sederhana, tapi dia sendiri kaya-raya, pelit,  dan mengobarkan semangat permusuhan. 
Ketiga, orang yang tidak shalat, tidak membaca al-quran, tapi suka beramal, tidak korupsi, dan penuh kasih sayang?”




Baca selengkapnya "Gusti Allah Tidak nDeso" disini
Posted by NurKhois MuttaQien
Tag :

SYUKUR


Bersyukurlah untuk masa-masa sulit …
Di masa itulah kamu tumbuh …

Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu …
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar …

Bersyukurlah untuk keterbatasanmu …
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang …

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru …
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu …

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat …
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga …

Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih …
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan …

Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik …
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut …
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif …
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu …
Posted by NurKhois MuttaQien
Tag :

Perempuan Sunyi


by : : cak mashuri


aQ ingin mengutip sunyi dr rambutmu yg terurai, ,
agr aQ mampu bPerahu tnpa laut. .
aQ ingin mRangkum * yg mMancar dr netramu, ,
agar aQ bs mBaca arah yg tGambar di tiap mata. .

tp kini sunyi kRasakn lbh mati dr mati. .
lahat seakan mNgikatQ dg bau tanah baru. .
dg anyir belatung yg mRubung jasad. .

tp kini kiblatQ seakan tSesat & piatu. .
stiap mata seakan mRajamkn batu ke hulu kalbu, ,
& dadaQ, ,darah yg mNyepikn sgala arah. .

sBermula dr imajinasi, ,aQ pn kembali. .
aQ susun ratap" pnjg sprti ratib. .
agar gelap yg Qsulang ta' lg mNyalib. .



aQ pn samadi sprti sunyimu. .
sunyi yg lesakkn ke batu. .
batu yg tumbuh dr riuh, ,gemuruh renjana. .
aQ pn menukar api dg mimpi;
menyulap sepi mJadi perigi. .
mBerkati keinginn mati. .
bagi yg sdh sampa. .

aih, alangkah lacur jiwaQ
sprti perawan yg ta' punya pegangan waktu. .
aih, alangkah hancur ingatnQ
sprti jasad yg dCabik" jasad renik. .

aQ pn ta' bs bDiam diri dlm kTerasingan birahi. .
aQ lihat wujudmu dg mata seorang pejantan. .
dr timur, ,yg tlh dSapih bBukit kapur. .
& kini sdg mBongkar sgala kubur. .

lalu Qkutip sunyi dr rambutmu nan wangi. .
lalu Qkecup * dr matamu yg mNawan. .

aQ pn bBagi sebagai laki-laki. .


Posted by NurKhois MuttaQien
Tag :

Perjalanan




Setidaknya ada pergerakan dari tiap langkahku ...
jauh atau tidaknya, bukanlah masalah untuk diperdebatkan ... 

Ringan ketika heningnya langkahku berujung senyummu. .

Kalaupun terseok, itu bukan alasan untukku menghentikannya, ,
Karena tapak ini dikuatkan perjalanan ... 
Karena tapak ini pasti akan meninggalkan ...
Sebuah jejak ... 
Sebuah Kebanggaan ... 

Setidaknya untukku .. untuk kita

~ Soekartoen ~


Posted by NurKhois MuttaQien
Tag :

Hakikat Keberagaman 2


Ensiklopedi Pemikiran Emha Ainun Nadjib

Oleh : Sanghyang Mughni Pancaniti




1. Kita diminta untuk menghadap ke depan, memperhitungkan, membaca, menganalisis, sehingga kita memiliki kesatuan arah bersama-sama.

2. Kita masih berfikir personal, parsial dan individual. NU berfikir secara NU dan untuk NU, Muhammadiyah berfikir secara Muhammadiyah dan untuk Muhammadiyah, padahal yang dibutuhkan Indonesia adalah berfikir bersama-sama.

3. Antar umat beragama harus berhubungan secara mesra dan santai

4. Tidak ada orang NU yang naik haji, tidak Muhammadiyah yang shalat. Yang ada adalah hamba Allah yang beribadah. Tidak peduli dia NU atau Muhammadiyah. Bahkan ada masjid yang di PKS-kan.

5. Mau liberal, radikal, fundamentalis, atau apa saja, jangan ikut siapa-siapa kecuali ikut pemikiranmu sendiri yang orisinil.

6. Ada Kristen, Islam, Hindu, Kebathinan, dsb. Tinggal bertanding, mana yang akan diterima oleh Tuhan.

7. Kalo kambing, biarkan dia jadi kambing. Kalau kerbau, biarkan dia jadi kerbau. Yang penting jangan kambing di kerbau-kerbaukan, atau kerbau di kambing-kambingkan.

8. Orang yang saling mencintai itu akan saling memberi dan saling mengalah

9. Kita jangan kampungan..! kalau ada nyanyian yang lagamnya seperti gereja dan berbahasa inggris dianggap Kristen, kemudian jika yang berbahasa Arab dianggap Islam. Misalkan ada orang membaca mutholaah, “kana rojulun yadribu kalban” kita ucapkan “amin Ya Allah.!” Karena berbahasa Arab.

10. Yang diagungkan orang-orang modern seperti di kampus-kampus adalah sains, namun melupakan etika. Dan yang diagung-agungkan oleh kyai dan santri di pesantren-pesantren adalah etika, namun melupakan sains. Padahal keduanya harus seimbang.

11. Setiap kita menutup pembicaraan kita, selalu ditutup dengan kalimat “Wabillahi taufik wal hidayah”. Taufik adalah rahmat persatuan, yaitu kita bersatu padu dengan satu sama lain yang berbeda, untuk merumuskan kehidupan yang lebih mulia. setelah itu Allah akan memberikan hidayah. Maka sebelum hidayah turun, maka harus mendapat taufik dulu, yaitu rahmat persatuan. Karena hidayah itu tidak akan turun sebelum taufik tercipta.

12. Kalau Tuhan tidak menerima hamba-Nya, lantas akan pergi kemana hamba-hamba-Nya itu selain kepada keharibaan-Nya.
Posted by NurKhois MuttaQien
Tag :

Hakikat Keberagaman 1


Ensiklopedi Pemikiran Emha Ainun Nadjib

Oleh : Sanghyang Mughni Pancaniti



1.   Pluralisme  adalah hakekat hidup yang diciptakan oleh Allah.

2.   Kata Nabi “menyingkirkan duri dijalanan adalah sebagian dari iman” hadits ini menunjukan universalitas perbuatan seseorang. Kalau di desa saya Jombang dulu, kalau mau pemilu, orang berfikir berdasarkan Parpol. Ada seorang anak bernama Tarwi membawa karung, tapi kemudian dia jatuh, orang nggak mau menolong karena dia Golkar. Berarti mereka kalah oleh duri yang menusuk siapa saja, dan beras yang bersedia di makan siapa saja. Filosofi duri tadi adalah menolong adalah menolong, titik.! Pokoknya berbuat baik adalah berbuat baik, titik.! Kalau ada yang lapar kasih makan, titik.! Tak perlu memandang apa agamanya, madzhabnya, ataupun parpolnya. Itulah hakikat dari keberagamaan

3.   Antara etika, sainstika, dan estetika itu harus dinikahkan.

4.   Teologinya masing-masing antara satu agama dengan agama lainnya, tapi budayanya bisa dikerjasamakan, ekonominya bisa dikerjasamakan, politiknya bisa dikerjasamakan. Bahkan dalam politik internasional, itu banyak kerjasama-kerjasama antara orang-orang Islam dengan orang-orang Kristen. Karena tidak semua orang Kristen politiknya sama dengan Josh Bush


5.   Islam saya peluk, itu adalah kenikmatan dan kesucian di dalam diri saya, dan itu saya tutupi dan tidak boleh dilihat-lihat orang. Sebagaimana alat kelamin kita itu suci, sehingga harus ditutupi. Makanya jangan kita bikin alat kelamin itu tidak suci. Bentuknya saja yang lucu..!

6.   Khusus bidang teologi kita sesama umat beragama tidak boleh berdebat, dan nggak usah ngomong-ngomong, karena itu aurat. kecuali berdebat masalah penanganan masalah rakyat, pengairan, atau energy alterative. Itu boleh-boleh saja.

7.   Tidak ada masalah lurahnya Muslim, cariknya Katolik, kamituwonya Hindu, kebayannya Gatholoco, atau apapun.. jangankan kerja sama dengan sesame manusia, sedangkan dengan kerbau dan sapi pun kita bekerja sama nyingkal dan nggaru sawah.

8.   Agama adalah akhlak. Agama adalah perilaku. Agama adalah sikap. Semua agama tentu mengajarkan kesantunan, belas kasih, dan cinta kasih sesama. Bila kita cuma puasa, shalat, baca al-quran, pergi kebaktian, misa, datang ke pura, menurut saya, kita belum layak disebut orang yang beragama. Tetapi, bila saat bersamaan kita tidak mencuri uang negara, meyantuni fakir miskin, memberi makan anak-anak terlantar, hidup bersih, maka itulah orang beragama.

9.   Sudah terpecah dan terkeping sampai seberapa PKB, juga NU? Tidak. Kita ambil perspektif lain. Itu bukan bentrok, bukan perpecahan. Itu romantisme demokrasi. Itu dinamika ijtihad (perjuangan pemikiran). Itu produk wajar dari tradisi berpikir merdeka: salah satu prinsip yang membuat manusia bernama manusia.

10. Yang paling penting itu bukan karir atau jabatan, tapi yang penting adalah kebersamaan menuju progresifitas


Posted by NurKhois MuttaQien
Tag :

AKU

Foto saya
Tidak ada deskripsi tentang diriku ini secara pasti. Karena setiap orang yang kenal dg aku penilaiannya berbeda-beda (ada jg kesamaannya sih!) Jadi, lebih baik kalian deskripsikan aja gimana aku sesuai yg kalian tahu tentang aku. . . . . Quote :: "Hanya butuh dua kata untuk menjalani hidup yg rendah hati; 'maaf' dan 'terima kasih'"

Popular Post

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Followers

Cari Blog Ini

- Copyright © SukaSeni. -- Powered by Blogger - Designed by JD -